Showing posts with label al-Hikmah. Show all posts
Showing posts with label al-Hikmah. Show all posts

Monday, October 19, 2020

Kisah Rangga si pahlawan dan pejuang sejati



Kisah
 Rangga si pahlawan dan pejuang sejati, ini mengingatkan saya mengenai Al-quran surat al- Luqman ayat 14

"Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapaknya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu."

Semoga kita sebagai anak dapat berbakti kepada orang tua hingga akhir hayat kita. Aamiin

Mari membaca Al-Fatihah bersama untuk  Rangga.

 

Posted By @Nehel

Anak adalah amanah Tugas orang tua adalah mendidik dan mengayomi "Ustad wijayanto"

 


Saat Allah menitipkan amanah seorang anak kepada orang tua, itu berarti Allah tau jika kita sebagai orang tua mampu mendidiknya. Mendidik, mengayomi, anak perempuan atau laki-laki dengan ikhlas dan sabar sama-sama bernilai pahala di mata Allah, Makna hadits ini bukan berarti diamanahi anak laki laki bukan merupakan keutamaan. Seperti kisah Uwais Al-Qarni yang menggendong ibunya dari Yaman hingga Mekkah. Menunjukkan baktinya yang tiada akhir kepada orang tua,Anak tetaplah rahmat dari Allah yang kelak dapat membebaskan orang tua dari api neraka jika dididik dengan penuh ketaatan, kesabaran, dan tulus ikhlas sesuai nilai-nilai Islam.


When Allah entrusts the mandate of a child to the parents, it means that Allah knows that we as parents are able to educate him. Educating, nurturing, sincere and patient girls or boys are equally valuable in the eyes of Allah. The meaning of this hadith does not mean that being entrusted by boys is not a virtue. Like the story of Uwais Al-Qarni who carried his mother from Yemen to Mecca. Showing his endless devotion to his parents, the child is still a grace from Allah who can later free parents from the fires of hell if educated with obedience, patience, and sincerity according to Islamic values.(translated by google)

By @Ustad wijayanto

Posted by @ Nehel

Cendrawasih Merah dari Pulau Waigeo Papua ,Indonesia. (Perintah Menjaga dan Melestarikan Alam Al-Quran Surat Al-A’raf (7): 56-58 )

Cendrawasih Merah dari Pulau Waigeo Papua ,Indonesia

Burung Ini Berwarna Kuning Dan Coklat, Dan Berparuh Kuning. Burung Jantan Dewasa Berukuran Sekitar 72 Cm Yang Termasuk Bulu-Bulu Hiasan Berwarna Merah Darah Dengan Ujung Berwarna Putih Pada Bagian Sisi Perutnya, Bulu Muka Berwarna Hijau Zamrud Gelap Dan Diekornya Terdapat Dua Buah Tali Yang Panjang Berbentuk Pilin Ganda Berwarna Hitam. Burung Betina Berukuran Lebih Kecil Dari Burung Jantan, Dengan Muka Berwarna Coklat Tua Dan Tidak Punya Bulu-Bulu Hiasan.( Wikipedia)


Berinteraksi, mengenali, dan menikmati keindahan alam, menyadarkan kita untuk menjaga dan melindungi kelestarian alam Indonesia, Menatap kedepan dengan melihat semua keindahan alam Indonesia yang telah ada. Bersyukur dengan apa yang bisa kita lakukan,  Menjaga kelestarian alam Indonesia adalah tugas kita bersama. Agar kelak, anak-cucu kita tetap dapat menikmati keindahannya.

Perintah Menjaga dan Melestarikan Alam

Al-Quran Surat Al-A’raf (7): 56-58 yang artinya sebagai berikut :“ Dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi, sesudah (Allah) memperbaikinya dan Berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut (tidak akan diterima) dan harapan (akan dikabulkan). Sesungguhnya rahmat Allah Amat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik. Dan Dialah yang meniupkan angin sebagai pembawa berita gembira sebelum kedatangan rahmat-Nya (hujan); hingga apabila angin itu telah membawa awan mendung, Kami halau ke suatu daerah yang tandus, lalu Kami turunkan hujan di daerah itu, Maka Kami keluarkan dengan sebab hujan itu pelbagai macam buah-buahan. Seperti itulah Kami membangkitkan orang-orang yang telah mati, Mudah-mudahan kamu mengambil pelajaran. Dan tanah yang baik, tanaman-tanamannya tumbuh subur dengan seizin Allah; dan tanah yang tidak subur, tanaman-tanamannya hanya tumbuh merana. Demikianlah Kami mengulangi tanda-tanda kebesaran (Kami) bagi orang-orang yang bersyukur.” (QS Al A’raf 56-58)

Pos by:@Nehel

Photos by @Timlaman

Saturday, October 10, 2015

Menyambut Tahun baru Hijriyah


  • menyambut tahun baru Hijriah ini dengan meningkatkan ketaatan kepada Allah SWT, mengintrospeksi diri, melakukan pembenahan dan pembaruan terhapap amal-amal perbuatan kita yang rusak, dan memperbaiki hubungan dengan sesama manusia . . .
Sikap yang tepat adalah menyambut tahun baru Hijriah ini dengan meningkatkan ketaatan kepada Allah, mengintrospeksi diri, melakukan pembenahan dan pembaruan terhapap amal-amal perbuatan kita yang rusak, dan memperbaiki hubungan dengan sesama manusia; terutama keluarga, mulai istri, anak-anak, dan karib kerabat. Karena seseorang akan dimintai pertanggung jawaban nanti hari kiamat tentang mereka. Allah berfirman, “Peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka.” (At-Tahrim: 6).

Saturday, May 16, 2015

Ramadhan bulan sempurna

        Bulan Ramadhan tak lama lagi tiba di hadapan kita. Bulan yang dinantikan oleh umat muslim di segala penjuru dunia. Bulan yang penuh dengan warna ibadah dan ketaatan; puasa, tilawah al-Qur’an, sholat malam, majelis ilmu, nasehat, sedekah, dan kepedulian kepada orang-orang yang membutuhkan. Inilah salah satu bukti keindahan dan kesempurnaan ajaran Islam.
      Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Pada hari ini Aku sempurnakan bagi kalian agama kalian, Aku telah cukupkan bagi kalian nikmat-Ku, dan Aku telah ridha Islam sebagai agama bagi kalian.”(QS. al-Maa’idah: 3)

Thursday, February 26, 2015

Mengambil Hikmah dari peristiwa Sepektakuler


peristiwa isra' wal miraj adalah sebuah peristiwa yang spektakuler,banyak sekali hikmah yang terkandung di dalam peristiwa tersebut, dan hal ini telah di ungkap dalam Al-Quran surat Al-Isra' : 1


                                                                                                "Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al Masjidil Haram ke Al Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui." 
(QS: Al-Isra' : 1)

Sunday, February 8, 2015

MALAIKAT JIBRILPUN SALUT KEPADANYA

                                                                                  Marilah kita mengambil Hikmah dari kisah ini,    
Suatu ketika di saat malaikat Jibril turun ke bumi terlihatlah kepadanya seorang laki-laki yg di wajahnya nampak terpancar cahaya keteduhan dan ketenangan. Malaikat jibril berkata : "Duhai Tuhanku, betapa baiknya lelaki itu", Allah menjawab : "Wahai Jibril, lihatlah nama dia dalam daftar nama-nama penghuni neraka", malaikat Jibril kembali berkata: "Duhai Tuhanku bagaimana bisa terjadi begini?", Allah menjawab : "Wahai Jibril, Aku tidak di pertanyakam terhadap apa yg Aku perbuat, dan tidak satupun dari mahluk-Ku yg mengetahui ilmu-Ku kecuali mereka yg Aku kehendaki", malaikat Jibril berkata: "Duhai Tuhanku, apakah aku di perkenankan untuk mengabarkan kepadanya?", Allah menjawab : "ya silahkan". Maka turunlah malaikat Jibril kepada lelaki tersebut seraya mengabarkan bahwa ia adalah termasuk diantara daftar dari nama-nama penduduk neraka, lelaki itu spontan sujud seraya berkata: "Segala puji bagi-Mu duhai junjunganku atas keputusan dan ketentuan-Mu, dg pujian luhur orang-orang yg memuji, dan yg menambah nikmat terhadap orang-orang yg bersyukur", demikian terus ia memuji Allah, sehingga malaikat Jibril mengira bahwa ia tidak mendengar apa yg di katakan kepadanya. Malaikat Jibril menegurnya: "Wahai tuan..apakah engkau mendengar apa yg aku katakan?", ia menjawab : "ya saya mendengar,