Showing posts with label kimia. Show all posts
Showing posts with label kimia. Show all posts

Sunday, April 7, 2013

hasil percobaan



1.    Indikator lakmus
          Salah satu indikator asam basa yang sering digunakan di laboraturium adalah kertas lakmus ada dua macam kertas lakmus yaitu kertas lakmus merah dan kertas lakmus biru.

Friday, April 5, 2013

Teori Asam Basa



1,Teori  Asam Basa Arrhenius



Pada Tahun 1807,Seorang Ilmuan Dari Swiss Yang Bernama Svante Arrhenius Mengemukakan Teory Asam Basa Sbg:



A.Asam



Asam Adalah

Sunday, March 17, 2013

Teori Atom Bohr

 Teori Atom Bohr..

Teori Rutherford selanjutnya diperbaiki oleh Niels Bohr, Pendekatan yang dilakukan Bohr adalah sifat dualisme yang dapat bersifat sebagai partikel dan dapat bersifat sebagai gelombang.
Hal ini dibuktikan oleh Bohr dengan melihat spektrum dari atom hidrogen yang dipanaskan. Spektrum yang dihasilkan sangat spesifik hanya cahaya dari frekuensi tertentu.

sifat koligatif larutan

Sifat Koligatif Larutan merupakan sifat dari suatu larutan yang hanya bergantung pada zat terlarut, bukan
diagram fasa koligatifpelarut.

Wednesday, March 13, 2013

gambar elektro magnetik

pengertian elektro magnetik

Pengertian Elektrokimia
ilmu yang mempelajari aspek elektronik dari reaksi kimia. Elemen yang digunakan dalam reaksi elektrokimia dikarakterisasikan dengan banyaknya elektron yang dimiliki. Sel Elektrokimia adalah sel yang disusun untuk menjadikan suatu reaksi redoks menghasilkan energy listrik yang selanjutnya diubah menjadi energy kimia atau sebaliknya .
Macam-macam Eletrokimia :
Elektrokimia dibagi menjadi dua jenis :
Sel Volta atau Sel Galvani
Luigi Galvani (1780) dan Alexandro Volta (1800) menemukan adanya muatan listrik dalam suatu reaksi kimia Reaksi kimia ini hanya terjadi pada reaksi redoks dan rangkaian reaksi ini disebut Sel Volta.
Sel Volta atau Galvani adalah Energi yang dihasilkan oleh reaksi kimia diubah menjadi energy listrik.
Contoh : batu batrei dan akki
Katode : reduksi kutub (+)
Anode : Oksidasi kutub (-)
Sel Elektrolisis
Elektrolisis adalah peristiwa penguraian zat elektrolit oleh arus listrik searah.Elektroda positif (+) yang disebut juga anoda sedangkan elektroda negative (-) disebut katoda.
a. Elektrolisis terhadap lelehan/cairan/leburan
Sel elektrolisis tidak mengandung pelarut (air)
Katode : reduksi kation
Anode   : oksidasi anion
b. Elektrolisis terhadap larutan elektrolit dalam air
- Elektroda inert ( tidak aktif )
Katode = Golongan IA dan IIA yang dielektrolisis air
Anode  = Mengandung O,yang dioksidasi air
-  Elektroda Aktip ( Cu,Ag,Fe,Ni,dll)
Katode = Golongan IA dan IIA yang dielektrolisis air
Anode  = Elektrode Aktif tersebut.
Kegunaan Sel Elektrolisis
Beberapa kegunaan sel alektrolisis adalah :
  1. Penyepuhan adalah proses pelapisan suatu logam dengan lgam lain.logam yang akan dilapisi digunakan sebagai katoda,sedangkan logam pelapis disebut anoda.
  2. Pembuatan beberapa senyawa.
  3. Untuk  menghitung konsentrasi suatu logam dalam larutan.
Prinsip Perhitungan Elektrolisis
1. Hukum Faraday I “Massa zat yang terbentuk pada masing-masing elektroda sebanding dengan kuat arus/arus listrik yang mengalir pada elektrolisis tersebut”.
Rumus:
m = e . i . t / 96.500
q = i . t maka G = I . t
m = massa zat yang dihasilkan (gram)
e = berat ekivalen = Ar/ Valens i= Mr/Valensi
i = kuat arus listrik (amper)
t = waktu (detik)
q = muatan listrik (coulomb)
2.   Hukum Faraday II
“Massa zat yang dibebaskan pada elektrolisis (G) berbanding lurus dengan massa ekivalen zat itu ( ME )
G = ME
Penggabungan hukum Faraday I dan II
G = k . i . t . ME
Jika k =   , maka    G =  .ME
Korosi
Korosi merupakan reaksi kimia antara logam dengan zat lain yang bias menghasilkan senyawa-senyawa yang tidak diinginkan.Karat merupakan hasil dari proses dari korosi yaitu teroksidasinya suatu logam,bsi yang terkorosi membentuk karat dengan umus : Fe2O3XH2O.
Proses perkaratan termasuk proses elektrokimia dimana logam besi ( Fe ) yang troksidasi bertindak sebagai anoda dan oksigen yang terlarut dalam air pada permukaan besi bertindak sebagai anoda.
Pembentukan karat :
Anoda : Fe                           Fe2+ + 2e
Katoda : O2 + 2 H2O + 4e                     4 OH
Fe2+ akan teroksidasi lagi membentuk Fe3+ atau Fe3O3.Sedangkan ion OH- akan bergabung dengan elektrolit yang ada didalam atau dengan ion H+ dari terlarutnya oksidasi asam (SO2,NO2) dari hasil perubahan dengan air hujan.
Karat bersifat katalis untuk proses perkaratan berikutnya yang disebut Autokatalis.
Pencegahan proses perkaratan :
-         Pelepisan dengan cat atau logam lain yang sukar teroksidasi
-         Proses katoda ( proteksi katodik )
disusun oleh : Diny Dainilhaque
STFI
sumber:http://catatankimia.com

Wednesday, February 20, 2013

oktaf newland

kita sekarang belajar  materi oktaf newland

Perkembangan Pengelompokan Unsur

Ditulis oleh Ratna dkk pada 14-04-2009
Pada  awalnya,  unsur  hanya  digolongkan  menjadi  logam  dan nonlogam. Dua puluh unsur yang dikenal pada masa itu mempunyai sifat  yang  berbeda  satu  dengan  yang  lainnya.  Setelah  John  Dalton mengemukakan teori atom maka terdapat perkembangan yang cukup berarti dalam pengelompokan unsur-unsur. Penelitian Dalton tentang atom menjelaskan bahwa setiap unsur mempunyai atom-atom dengan sifat   tertentu   yang   berbeda   dari   atom   unsur   lain.   Hal   yang membedakan diantara unsur adalah massanya.

belajar kimia itu asyik,mantap

kita bisa melihat dari kehidupan zaman sekarang,terutama dalam kehidupan sehari-hari kita banyak sekali membutuhkan bahan bahan yang mengandung bahan kimia.contoh: